inilah Jenis dan Level Kekuatan Para Mutant di Dunia Komik Marvel

jenis-mutant-pada-marvel

jenis-jenis-mutant-pada-marvel

Evolusi pada tahap lanjutan ini memang sengaja diciptakan, mutant-mutant ini terlahir di dunia dengan  menghadirkan kehebatan mereka yang lain daripada yang lain yang membuat mereka lebih hebat jika dibandingkan dengan manusia yang terlahir biasa. Tidak hanya terbatas pada itu saja misalnya kekuatan super yang diluar batas kewajaran, justru ada banyak mutant yang mengalami evolusi fisik sehingga membuat mereka terlihat semakin tidak bisa dianggap manusia.

Dengan kemampuan super yang sangat beragam, jenis dan kekuatan para mutant di dalam komik Marvel bisa dikategorikan dalam beberapa tingkatan atau  level-level tertentu.

Level kekuatan ini  tidak hanya diukur berdasarkan kerusakan yang dapat mereka timbulkan, namun juga berdasarkan perubahan fisik dan faktor yang melatarbelakangi mutasi itu sendiri.

Jenis mutant apa saja yang ada disemesta komik Marvel? Dan apa saja level kekuatan mereka?

OMEGA LEVEL MUTANT ( LEVEL PALING HEBAT DALAM MUTANT : MAMPU MEMBUAT KEKACAUAN SKALA GLOBAL MAUPUN KOSMIK)

jenis alpha mutant

jenis alpha mutant, diantaranya dari kiri ke kanan : David Haller (Legion), Mr. M dan Jean Grey (Phoenix)

Omega level mutant Mutan Terkuat dan Pemuncak Kekuatan dari jenis mutant, batas kekuatan mereka tidak dapat terukur. Pastinya Level mutant ini  yakni Omega level mutant mempunyai kehebatan dahsyat yang berpotensi memporak-porandakan alam dalam kerusakan global, bahkan skala kosmik atau skala alam semesta. Tak mengherankan mereka sangatlah disegani dan sangat ditakuti.

Seorang mutant yang dikategorikan sebagai Omega level biasanya memilki kekuatan yang beragam, sebagian lagi hampir tak bisa dibunuh, bahkan ada yang mampu mengobrak-abrik ruang dan waktu.

kalian pernah menyaksikan serial Legion? Dalam cerita komiknya, David Haller atau Legion dikategorikan sebagai Omega level mutant. Putra dari Profesor Xavier ini memang sering dianggap gila karena memiliki kepribadian yang berbeda-beda.

Bayangkan saja, isi kepala David bagaikan dihuni oleh ribuan kepribadian yang menjelma menjadi seseorang atau bahkan mahluk asing yang semuanya memiliki pola pikir dan kepribadian yang unik.

legion x-men

gambar diatas adalah gambaran di alam pikiran legion yang berantakan  New Mutants #1 (2009)

Setiap kepribadian David juga merepresentasikan kekuatan yang berbeda. Satu kepribadian David mampu mengendalikan api, kepribadian yang lain mampu menyemburkan cairan asam yang destruktif, bahkan ada yang mampu memanipulasi ruang dan waktu.

David Haller bisa dibilang sebagai mutant yang memiliki kekuatan tak terbatas dan hampir bisa melakukan apa saja, seandainya dia mampu mengendalikan kepribadian lain yang ada dalam dirinya.

Dari sekian banyak mutant yang ada disemesta Marvel, tak lebih dari 20 mutant saja yang dikategorikan sebagai Omega level, diantaranya adalah Vulcan, Jean Grey (Phoenix), Hope Summers, Iceman, Mister M, Elixir, Quentin Quire, David Haller (Legion), Matthew Malloy dan Franklin Richards.

Istilah Omega level tidak hanya diperuntukkan untuk para mutant saja, para karakter Marvel yang memiliki kekuatan dahsyat juga bisa dikategorikan sebagai Omega level superhuman, misalnya saja Sentry dan Captain Marvel.

ALPHA LEVEL MUTANT ( LEVEL NO 2 DIBAWAH OMEGA, KEHANCURAN HANYA SKALA GLOBAL/ ANCAMAN SKALA DUNIA, TAMPILAN FISIK MANUSIA.)

alpha-mutant

Psyclocke, Colussus, Kitty Pride, dan Dazzler

Walaupun tidak sedahsyat Omega level, namun para mutant yang dikategorikan sebagai Alpha level masih dibekali dengan kekuatan super yang destruktif  dan mampu menghancurkan dalam skala massa kelas dunia

dan bisa digunakan secara efektif untuk bertarung, mereka juga mampu mengontrol kekuatannya dengan sangat baik.

Beberapa Alpha level mutant bahkan memliki potensi untuk jadi Omega level. Misalnya saja Storm, walaupun masih dikategorikan sebagai Alpha Level, namun Storm sempat disebut-disebut berpotensi jadi Omega level. Alasannya? Karena Storm memilki kekuatan yang berpotensi menimbulkan kekacauan dalam skala global.

Satu hal lagi, Alpha level Mutant sama sekali tidak mengalami perubah secara fisik.

Seperti yang kita ketahui, ada banyak mutant yang mengalami perubahan yang menjadikan fisik mereka terlihat seperti monster, misalnya saja BeastNightcrawler atau Caliban, namun tidak demikian dengan para Alpha level mutant. Secara kasat mata, tampilan fisik para Alpha mutant sama sekali tidak bisa dibedakan dengan manusia normal.

Kitty Pryde masuk dalam kategori Alpha level. Jika diperhatikan, tampilan fisik Kitty sama sekali tidak berbeda dengan manusia normal. Namun disisi lain, wanita satu ini memiliki kemampuan untuk menembus objek yang solid.

Colossus, salah satu mutant yang muncul di film Deadpool juga dikategorikan sebagai Alpha level mutant. Walaupun Colussus bisa merubah tubuhnya jadi besi, namun dia masih bisa mengontrol perubahan fisiknya agar kembali menjadi normal.

Mutant lain yang masuk dalam kategori Alpha level diantaranya adalah: Psyclocke, Dazzler, Negasonic Teenage Warhead, Emma Frost, Jubilee, Havok, Jamie Madrox, Sunspot, Magik, Magma dan masih banyak lagi.

BETA LEVEL MUTANT ( SAMA DENGAN ALPHA CUMA PERBEDAANNYA TAMPILAN MANUSIA DENGAN SEDIKIT PERUBAHAN FISIK)

beta-level-mutant

Gambit, Cyclops, dan Old Man Logan

Beta mutant memiliki level kekuatan yang hampir setara dengan Alpha level mutant, dengan sedikit perbedaan.

Jika dilihat secara sekilas, Beta level mutant memang terlihat seperti manusia normal, namun jika diperhatikan lebih dekat, ada sedikit perubahan yang mempengaruhi fisik mereka.

Gambit dikategorikan sebagai Beta level mutant. Sekilas, penampilan fisiknya memang tak jauh berbeda dengan manusia pada umumnya, hanya saja jika diperhatikan lebih dekat, Gambit memiliki warna mata yang tidak normal, selaput matanya berwarna hitam dan irisnya berwarna merah. Wolverine dan X-23 juga dikategorikan sebagai Beta level karena memiliki tulang cakar dikedua tangannya.

Ada juga Beta level mutant yang sama sekali tidak mengalami kecacatan fisik, namun disisi lain, tubuh mereka memiliki kelainan yang diakibatkan oleh mutasi X-Gene.

Misalnya saja Rogue, walaupun fisiknya terlihat sangat normal, namun dia tidak bisa begitu saja melakukan kontak fisik dengan orang lain.

Cyclops bisa dikategorikan sebagai Beta level karena dia tidak bisa menonaktifkan laser dimatanya.

GAMMA LEVEL MUTANT (SAMA DENGAN ALPHA DAN BETA HANYA SAJA MEMPUNYAI PERUBAHAN FISIK PERMANEN)

gamma-level-mutant

Nightcrawler, Caliban, dan Beast

Level kekuatan Gamma mutant bisa saja disetarakan dengan Alpha ataupun Beta mutant karena ketiganya bisa memiliki kekuatan yang bisa digunakan secara efektif untuk bertarung.

Hanya saja, Gamma level mutant mengalami perubahan fisik yang sangat drastis dan permanen. Dengan fisik yang tidak terlihat manusiawi, kehidupan mereka akan terasa semakin sulit dan tidak bisa dengan mudah membaur dengan manusia normal.

Misalnya saja Nightcrawler, mutant dengan kemampuan teleportasi ini memiliki wujud layaknya setan, berkulit biru, bertelinga runcing, lengkap dengan ekor, taring dan hanya memiliki tiga jari.

Feral memiliki wujud layaknya kucing dan dianugrahi kemampuan super layaknya…kucing! Feral memliki indra penciuman yang superior, cakar dan taring yang tajam, juga healing factor.

Baik Nightcrawler atau Feral, keduanya mengalami perubahan fisik yang permanen, namun masih memiliki kekuatan yang bisa digunakan untuk mempertahankan diri.

Banyak dari Gamma mutant yang memilih untuk bergabung dengan Morlocks, kelompok mutant bawah tanah yang hidup terisolasi demi menghindari gangguan para manusia.

DELTA LEVEL MUTANT (TAMPILAN MANUSIA, KEKUATAN ABSTRAK DAN DIBAWAH LEVEL ALPHA, BETA, DAN GAMMA)

forge dan domino

Forge dan Domino

Inilah mutant dengan kekuatan paling unik. Para Delta level mutant tidak mengalami perubahan fisik drastis, hanya saja level kekuatan mereka ada dibawah Alpha, Beta ataupun Gamma level mutant.

Kebanyakan Delta level mutant memiliki kekuatan yang pasif, ada juga yang tidak bisa mengaktifkan kekuatannya dengan sesuka hati, dan ada yang kekuatannya tidak bisa digunakan untuk bertarung, namun sangat efektif jika digunakan untuk hal lain.

Domino, mutant yang baru saja akan memulai debut live actionnya di film Deadpool 2 dikategorikan sebagai Delta level. Domino dibekali kemampuan untuk menciptakan ‘keberuntungannya’ sendiri. Namun, ‘keberuntungan’ Domino hanya akan aktif dalam keadaan tertentu.

Saat Domino berada dalam pertempuran yang membuatnya tertekan dan adrenalinnya memuncak, Domino secara tidak sadar akan mengaktifkan suatu “medan tak kasat mata” yang membuat keadaan jadi berpihak padanya. Pada saat dihujani peluru, Domino bisa saja menghindari semua peluru tersebut asalkan dia bergerak dengan aktif, karena medan yang ada disekitarnya bisa secara ajaib mengurangi akurasi atau bahkan membelokkan peluru tesebut dengan secara halus. Saat kekuatanya aktif, akurasi tembakan Domino bisa semakin meningkat.

Mutant lain yang dikategorikan sebagai Delta level adalah Forge, mutant satu ini dianugrahi kemampuan untuk “menciptakan alat”. Forge bisa langsung menciptakan atau mereplika sebuah alat tanpa memperlajarinya terlebih dahulu.

Dengan sifat kekuatannya yang samar, para Delta level mutant sangatlah sulit untuk dideteksi, terkadang ada orang yang tidak menyadari bahwa dirinya adalah mutant level Delta karena mereka tidak mengetahui dengan persis apa sebenarnya kekuatan mereka.

EPSILON LEVEL MUTANT (MUTANT LEMAH DAN TAMPILAN FISIK ANEH)

epilson mutant

beak dan tommy morlock jenis mutant yang nyaris kurang berguna

Tidak semua mutant terlahir dengan membawa kekuatan yang super keren. Aktifasi X-Gene terkadang hanya membawa dampak yang sangat buruk karena bisa menimbulkan kecacatan, bukan hanya secara fisik namun juga secara sosial.

Para mutant yang masuk dalam kategori Epsilon level bisa saja memiliki kekuatan super tertentu, namun kekuatan tersebut cenderung sangat lemah dan tidak terlalu berguna ketika dijadikan senjata untuk bertarung. Yang jelas, level kekuatan Epsilon mutant ada jauh dibawah ke-lima jenis mutant diatas.

Yang lebih tidak menguntungkannya lagi, fisik mereka juga mengalami perubahan yang sangat drastis, sama halnya seperti Gamma level mutant. Tentu saja, dengan fisik layaknya monster, para Epsilon mutant tidak bisa menjalani hidup dengan normal.

Salah satu mutant yang masuk dalam kategori ini adalah Beak. Dengan wujud layaknya burung, kemampuannya Beak untuk terbang masih sangatlah terbatas, dia juga tidak terlalu powerful.

Mutant lain yang dikategorikan sebagai Epsilon level adalah Tommy Morlock yang rambutnya bermutasi jadi warna-warni. Mutant satu ini memiliki kemampuan untuk membuat tubuhnya jadi tipis. Terlihat unik memang, namun tidak terlalu efektif jika digunakan untuk bertarung.

Sama seperti halnya para Gamma mutant, Epsilon mutant juga banyak ditemukan bergabung dengan kelompok Morlocks.

ZETA LEVEL MUTANT (MUTANT YANG BERMUTASI KARENA SUATU HAL ATAU TIDAK ALAMI)

mutated zeta mutant

mutated zeta level : Silk, Dagger, Cloak dan Hulk

Berbeda dengan semua mutant yang kita jabarkan diatas, mutasi jenais Zeta level mutant hanya berasal dari faktor luar saja. sebenarnya, Zeta level mutant (atau yang biasa disebut Mutated) tidak bisa disebut sebagai mutant, hanya pada dasarnya tubuh mereka bermutasi.

Istilah MUTANTConto di dunia komik Marvel umumnya ditujukan untuk orang yang mengaktifkan X-Gene nya secara alami, tanpa bantuan dari faktor luar.

Contoh ZETA Level adalah : Bruce Banner bermutasi jadi Hulk berkat radiasi Gamma, Cloak dan Dagger bermutasi setelah dicekoki narkoba, atau Peter Parker (Spider-Man) dan Cindy Moon (Silk) yang bermutasi setelah digigitan laba-laba radioaktif.

cindy moon saat belum jadi silk

cindy moon sebelum berubah jadi silk hanyalah seorang gadis biasa

silk adalah cindy moon

cindy moon saat jadi SILK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Zeta level mutant juga mempunyai potensi untuk menurunkan DNA uniknya pada anak keturunan mereka. Spider-Man bisa menurunkan kekuatan laba-labanya pada anaknya, May Parker, walaupun May belum pernah digigit oleh laba-laba radioaktif.

 

Itulah berbagai level kekuatan para mutant disemesta komik Marvel.

Tahukah anda : Level mutant bukan tidak hanya diukur dari level kekuatannya saja, tetapi juga dari penampilan fisiknya, level tingkat ancaman bagi massa dan faktor yang membuat mutasi itu sendiri.

Perlu dicatat, istilah Alpha, Beta, Gamma, Delta dan Epsilon merupakan istilah yang dikembangkan oleh para fans. Marvel sendiri belum secara resmi mengklasifikasikan level kekuatan para mutant, terkecuali untuk istilah Omega level mutant yang memang cukup sering disebut-sebut didunia komik.

Terlepas dari itu semua, mengklasifikasikan level kekuatan para mutant rasanya jadi hal yang cukup masuk akal dan menjadikan para mutant terlihat semakin menarik.